Monday, March 17, 2014

Lumpia

Kami sekeluarga suka makan lumpia, termasuk lumpia basah. Di dekat rumah kami juga banyak penjual lumpia semarang yang enak, tapi sayangnya jorok. Penjual pertama kukunya panjang, lalu selama menyiapkan lumpia basah dia tidak pakai sarung tangan. Kuku panjang itu lebih mudah menyelipkan kuman kan... belum lagi fungsi kuku pada umumnya... ngupil, cabut bulu, cabut jerawat... ih jijay! Padahal lumpia basah itu tidak dimasak lagi, langsung dimakan setelah diisi >.< Lalu penjual kedua, dia memberi larutan terigu-air yang mentah di kulit lumpia, dengan tujuan supaya kulit lupia tidak terbuka... itu perlu kalau lumpia goreng... karena ketika digoreng bisa saja kulitnya terbuka. Tapi lumpia basah tidak perlu digituin... mentah lagi! Duh >.<

Karena itu, aku belajar bikin lumpia nih ceritanya. Sebetulnya dari dulu juga sudah pernah belajar, tapi aku rasa kulit lumpianya masih kurang pas, terlalu kaku sehingga mudah sobek ketika digulung. Nah ini aku pakai resep baru, dan SIP! Silakan dicoba...

Bahan kulit:
150 gr tepung terigu protein sedang
80 gr tepung beras
2 butir telur, kocok pakai garpu sampai tercampur saja
400 ml air
1/2 sdt garam

Bahan isian :
Untuk isian sebetulnya bebas saja, bisa dibuat seperti lumpia semarang yang pakai ayam dan rebung, boleh juga apapun yang disukai. Kali ini saya pakai variasi smoke beef.
3 lembar smoke beef, potong sekitar 2x3 cm
200 gr tauge/kecambah
500 gr wortel
1 sdm minyak wijen
1 sdt gula
1/2 sdt garam
Merica secukupnya
1/2 cangkir air

Bahan saus :
2 sdm miso (tauco jepang), bisa juga digunakan taoco biasa
2 sdm saus tomat
3 sdt gula
1/4 sdt garam
1 sdm tepung maizena, larutkan dalam 2 sdm air matang
1 cangkir air

Cara membuat kulit:
Campur tepung terigu, tepung beras, dan garam, aduk rata. Masukkan telur sedikit demi sedikit, aduk rata. Masukkan air, aduk rata. Silakan disaring untuk menghaluskan adonan ini.
Lalu siapkan wajan dadar, buatlah dadar dengan api kecil saja sampai adonan habis.

Cara membuat isi:
Siapkan wajan, panaskan, masukkan minyak wijen. Lalu masukkan smoke beef, tumis hingga harum. Masukkan taoge dan wortel serta bumbu-bumbu dan air, aduk rata dan masak hingga sayuran matang.

Lalu mulailah mengisi kulit lumpia dengan bahan isian ini. Lipat seperti melipat amplop.

Cara membuat saus:
Panaskan wajan, masukkan miso/tauco, masukkan air, saus tomat, gula, garam, aduk hingga rata. Setelah mendidih masukkan larutan maizena+air, lalu aduk hingga rata dan mendidih lagi, angkat.

Lumpia siap dihidangan dengan saus, cabe, dan daun bawang.

Sekarang kami bebas bisa makan lumpia yang enak tanpa takut jorok .. hihihi :D 

Friday, August 16, 2013

Ayam Betutu Panggang




Nah, kali ini resep ayam panggang dengan resep ayam betutu. Masakan ini adalah masakan khas Bali. Saya melakukan beberapa modifikasi dari resep aslinya. Antara lain, saya mengganti daun singkong dengan daun lelem (daun yang biasa dipakai dimasakan khas Manado), karena saya kesulitan mencari daun singkong, sedangkan di halaman saya ada tanaman lelem, tinggal petik aja... hehehe... Selain itu saya juga tidak menggunakan terasi, karena anak saya tidak suka aroma terasi dan saya sendiri mengurangi konsumsi terasi.

Resep di bawah ini adalah resep aslinya.

Bahan :
1 ekor ayam (tanpa jerohan)
1 buah jeruk nipis (saya pakai jeruk sambal)
100 gram daun singkong rebus, iris halus (saya pakai daun lelem kira-kira 20 helai)
2 batang serai, gunakan bagian yang putih, cincang
Garam
4 lembar daun jeruk purut
3 sendok makan minyak untuk menumis
Daun pisang secukupnya

Bumbu halus :
10 siung bawang merah
10 siung bawang putih
6 buah cabe merah
4 buah cabe rawit merah
1 sdt terasi (saya tidak pakai)
2 cm kunyit
1/2 sdm ketumbar
2 cm jahe, parut
4 cm lengkuas, parut
Garam dan gula merah secukupnya

Cara membuat :

  1. Lumuri ayam dengan air jeruk dan garam, sisihkan
  2. Haluskan bumbu halus dan serai cincang, tumis hingga harum.
  3. Bagi bumbu tumisan jadi 2 bagian, yang satu bagian lumuri di bagian luar ayam, sedangkan bagian lain dicampur dengan daun singkong, daun jeruk dan garam, lalu dimasukkan ke dalam rongga badan ayam.
  4. Bungkus dengan daun pisang, kukus selama lebih kurang 30 menit. Dinginkan.
  5. Kalau hendak makan panaskan ayam dengan cara dibakar hingga kecoklatan. Lebih baik dipanggang dengan panggangan yang kontak dengan api langsung (bukan oven, atau microwave, atau double pan) supaya warnanya cantik dan ada aroma bakarannya.
  6. Siap disantap dengan nasi hangat dan sambal.

Sunday, August 11, 2013

Cake Keju Labu Kuning


Libur Lebaran 2013, saya dioleh-olehi labu kuning segede gajah oleh seorang sahabat. Setelah dibagi-bagi sana-sini pun ini labu masih sangat banyak. Kalau dibikin kolak alamat gak laku, soalnya selama bulan Ramadhan kemarin saya lumayan sering bikin kolak labu kuning. Nah, saya mulai browsing-browsing resep. Inilah salah satu yang saya praktekkan.

Cake keju labu kuning dalam cetakan kue cubit sebelum ditaburi keju


Menurut saya, ini adonan cake anti gagal. Kenapa begitu? Karena saya mencoba memanggangnya dengan menggunakan cetakan kue cubit atau kue apem yang daya tampungnya terbatas. Adonan sempat ngantri untuk dimasak, tapi tak satu pun kue bantat. Selain itu, sebelum bagian atas kue mengering seluruhnya, saya sudah membuka tutup cetakan untuk menabur keju di atas kue dan memanggangnya kembali. Nah kalau aktivitas ini dilakukan pada adonan yang termasuk kategori "sulit", jelas kue yang dihasilkan pun akan bantat.

Kue ini bertekstur lembut, menul-menul, dengan pinggiran yang krispi. Rasanya paduan antara aroma manis dari labu kuning dan gurihnya keju.

Bahan : 
150 gr labu kuning, kukus
30 ml susu cair
225 gr mentega
1/2 sdt garam
175 gr gula pasir
6 kuning telur
4 putih telur
1 sdt emulsifier (TBM/Ovalet/SP)
200 gr tepung terigu, saya pakai terigu berprotein sedang
20 gr tepung maizena
1/2 sdm baking powder
Keju parut untuk taburan

Cara Memasak :

  1. Campur labu kuning dan susu, lalu haluskan dengan sendok sampai benar-benar tercampur dan labu kuning hancur. Sisihkan hingga suhunya menjadi sama dengan suhu ruang.
  2. Campur rata terigu, maizena, dan baking powder.
  3. Kocok mentega, garam, dan gula pasir hingga mentega lembut, sekitar 5 menit.
  4. Kocok telur dan emulsifier hingga tercampur rata, sekitar 5 menit juga
  5. Masukkan campuran labu kuning + susu ke dalam kocokan mentega, aduk dengan mixer kecepatan rendah hingga tercampur rata.
  6. Masukkan kocokan telur ke dalam adonan mentega, aduk rata dengan mixer kecepatan rendah.
  7. Terakhir masukkan campuran tepung, aduk rata dengan mixer kecepatan rendah.
  8. Jika menggunakan loyang biasa, olesi loyang dengan mentega hingga rata, lalu tuang adonan ke dalam loyang, taburi keju parut, panggang di oven yang sudah dipanaskan terlebih dahulu. Panggang selama kurang lebih 30 menit.
  9. Jika menggunakan cetakan kue cubit, panaskan dulu cetakannya sebentar saja, sekitar 3 menit, gunakan api kecil supaya bagian bawah kue tidak cepat gosong. Lalu tuang adonan sebanyak 2 sendok makan ke dalam tiap cetakan, tutup, biarkan matang (bagian atas kue sudah tidak basah). Lalu, buka tutup cetakan, tabur keju parut, tutup lagi sebentar kurang lebih setengah menit. Lalu, keluarkan kue dari cetakan dengan bantuan sendok. Tanpa mematikan api kompor, isi lagi cetakan dengan adonan dan ulangi prosesnya hingga adonan habis.
Selamat mencoba ^_^

Thursday, June 13, 2013

Roti Canai

Bahan :
500 gr tepung terigu
2 butir telur
1 sendok kecil garam
125 ml minyak goreng
1 sdm susu bubuk
150 ml air hangat

Bahan olesan :
150 gr mentega cair
100 ml minyak goreng

Cara membuat :

  1. Campur terigu, telur, garam, minyak goreng, susu bubuk, uleni hingga rata. Masukkan air hangat, lalu uleni lagi hingga kalis (tidak lengket di tangan), sambil dibanting-banting.
  2. Bagi-bagi adonan dalam bagian-bagian kecil, masing-masing kira-kira seberat 75 gr. Tutup plastik, diamkan selama 2 jam. 
  3. Buat bahan olesannya, cairkan mentega, campur dengan minyak goreng.
  4. Siapkan baki besar, olesi dengan bahan olesan. Ambil satu adonan, letakkan di atas baki, tipiskan dengan dipenyet-penyet dengan tangan hingga sangat tipis, olesi dengan bahan olesan (gunakan kuas untuk mengoles) hingga rata. Lalu gulung dengan arah memanjang. Setelah terbentuk gulungan panjang, gulung berlawanan arah seperti membuat konde, seperti gambar di bawah ini:

  5. Diamkan selama 30 menit. 
  6. Panaskan wajan ber-anti lengket,  penyet lagi adonan hingga tipis, lalu goreng di wajan yang telah panas hingga kecoklatan.
  7. Angkat, hidangkan dengan keju parut atau dengan masakan gule. Dimakan begitu saja juga yummy!


Sunday, April 7, 2013

Mochi Kacang Merah


Mochi yang versi ini adalah yang berisi kacang merah. Modifikasi yang saya lakukan dari resep asli hanya pada pemberian essens frambozen.

Bahan :
Bahan Kulit :
400 gr tepung ketan
550 ml air
1/2 sdt garam
100 ml santan
100 gr gula pasir
1 sdt essens frambozen, atau vanili cair (bisa diganti juga dengan essens pandan)
100 gr tepung kanji, sangrai (goreng tanpa minyak)
Minyak goreng

Bahan Isi :
100 gr kacang merah
1/2 sdt garam
250 ml air untuk merebus
6 sdm gula pasir
1/2 sdt vanili bubuk
2 sdm santan kental

Cara Membuat : 

Isi kacang merah :

  1. Rendam kacang merah selama kurang lebih 4 jam, lalu tiriskan. 
  2. Rebus kacang merah bersama garam dan air hingga kacang jadi empuk. Dinginkan. 
  3. Setelah dingin blender kacang merah dengan seluruh airnya hingga halus. 
  4. Masak kacang merah dengan gula pasir, vanili, dan santan kental hingga airnya mengering (kalau diaduk dengan sendok dasar panci akan kelihatan dan kacang merah tidak mudah jatuh ketika disendok). Dinginkan.
Kulit mochi :
  1. Taruh tepung ketan di mangkok adonan, beri 225 ml air, aduk rata. 
  2. Lalu masukkan sisa air, aduk rata lagi. 
  3. Ambil kain bersih (kira-kira sebesar serbet), taruh di atas mangkok, lalu taruh adonan tepung ketan tadi di atas kain, bungkus, lalu peras airnya. Jangan buang airnya, sisihkan 50 ml untuk memasak.
  4. Tuang 50 ml air tadi ke dalam panci, beri santan, gula pasir, dan garam. Masak hingga mendidih, sambil diaduk terus. Setelah mendidih, angkat, lalu biarkan hangat sejenak. 
  5. Beri pewarna atau essens pada adonan no. 4 bila suka, aduk rata. 
  6. Lalu masukkan adonan cair no. 5 ke dalam tepung ketan tadi. Aduk rata hingga tak ada bagian yang menggumpal.
  7. Siapkan kukusan, panaskan. Siapkan loyang, olesi dengan minyak goreng, lalu masukkan adonan mochi ke dalam loyang. Kukus selama + 20 menit (jangan lupa untuk membungkus tutup kukusan dengan serbet bersih yang tidak bau sabun).
  8. Jika sudah matang, keluarkan adonan mochi dari kukusan, dinginkan hingga suhu ruang. 
  9. Dan mulailah membentuk mochi : ambil adonan sebesar bola pingpong, lalu pipihkan, isi dengan kacang merah, tutup dengan cara dibulat-bulatkan, lalu guling-gulingkan di tepung kanji yang sudah disangrai. Letakkan di atas kertas yang sudah dipotong bundar. Lakukan hingga adonan habis. Jika adonan lengket di tangan anda, lumuri tangan anda dengan tepung kanji sangrai.
Mochi siap dinikmati.

Wednesday, March 6, 2013

Sayap Ayam Bumbu BBQ



Bahan :
Sayap ayam
Garam
Merica
Tepung terigu dan tepung maizena dalam takaran yg sama
Minyak goreng
Bumbu BBQ
Gula pasir
Wijen, disangrai

Cara memasak :
Lumuri sayap ayam dengan garam dan merica, lalu diamkan kurang lebih 1 jam.
Campur tepung terigu dan maizena. Masukkan sayap ayam ke dalam campuran tepung, ratakan. Lalu goreng hingga matang.
Campur bumbu bbq dengan gula pasir, lalu lumurkan di ayam yang telah digoreng tadi. Masukkan ke dalam pinggan tahan panas, lalu taburi atasnya dengan wijen. Panggang selama kurang lebih 30 menit.
Sajikan waktu masih hangat.